Salam

السَّلاَÙ…ُ عَÙ„َÙŠْÙƒُÙ…ْ ÙˆَرَØ­ْÙ…َØ©ُ اللهِ ÙˆَبَرَÙƒَاتُÙ‡ُ

Assalamu'alaikum warahmatullah, Jaroe dua blah lon beu'et teuma, Saleum ulon brie keu mandum rakan, Bak Allah teuman lon lakee do'a

Maunya akuu

Duuuhh susah banget jaga hati
Kalao lagi liat cewek cantik apalagi sexi
Tapi mau gimana lagi begitulah cewek2 zaman sekarang ini
Pakai rok mini dan baju you can see
kami pria cuma bisa urut dada dan geleng-geleng sendiri
Melihat cara-cara cewek promosi diri

Pengen sich punya istri
Tapi ragu takut dapat yang tak perawan lagi
Karena banyak yang sudah dinodai
Oleh pria-pria yang dulu pernah dipacari

Maunya aku ini
Dapat istri yang punya iman dan pandai jaga diri
Karena begitulah sunnah yang dianjurkan nabi
Menentramkan jiwa dan menenangkan hati
Kalau dia tersenyum membangkitkan birahi
Tapi kalau lagi susah ada yang memahami

Gimana cara aku dapati
seperti humairah sang istri nabi
Cerdas, beriman, dan berbudi pekerti
Mau mengerti dan hargai aku sebagai suami

Yaa Illahi Rabbi
Aku bermunajat malam mini
Berikan aku seorang istri
Biar aku tak sendiri lagi
Dalam menjalani hari-hari ku nanti

0 Response to "Maunya akuu"

Mutiara dari Baginda Nabi SAW

Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan.

Kata Pilihan 1

Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.

Kata Pilihan 2

Jadilah kamu seorang yang tersenyum dan bukannya orang yang tertawa. Teruskanlah berdakwah dan janganlah berjalan tanpa tujuan. Janganlah pula apabila kamu melakukan kehilafan, berputus asa dengan kehilafan yang telah dilakukan itu. Menangislah disebabkan kehilafan yang kamu lakukan, wahai Ibn ‘Imran.

Kata Pilihan 3

Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)’.” (QS. Al-An'âm [6]: 162-163)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel